1.
Alur/Prinsip kerja dari CPU
Bagaimana program dijalankan CPU?
central processing unit, bekerjasama dengan memori, mengeksekusi program
komputer.
Sebelum
instruksi Cara
Kerja Sistem Komputer dapat dilaksanakan,
instruksi-instruksi program dan data harus ditempatkan ke dalam memori dari
perangkat input atau perangkat penyimpanan sekunder (proses ini semakin rumit
oleh fakta bahwa, sebagaimana kita catat sebelumnya, data yang mungkin akan
membuat sementara berhenti di register).
Prinsip Kerja CPU Pada Komputer sebagai berikut:
- Mengambil unit kontrol
(mendapat) instruksi dari memori.
- Decode unit kontrol instruksi (memutuskan apa artinya) dan mengarahkan bahwa data yang diperlukan akan dipindahkan dari memori ke aritmatika logic unit. Ini bersama-sama dua langkah pertama disebut waktu instruksi.
- Aritmetik unit logika mengeksekusi instruksi aritmetika atau logis. Artinya, ALU diberikan kontrol dan melakukan operasi yang sebenarnya pada data.
- THC aritmatika logic unit
menyimpan hasil dari operasi ini di memori atau register. Langkah 3 dan 4
bersama-sama disebut waktu eksekusi, atau E-time.
- Unit kontrol akhirnya mengarahkan memori untuk melepaskan hasil untuk perangkat keluaran atau perangkat penyimpanan sekunder.
Skema /alur kerja CPU

2. Unit Pengolahan dan Arithmetic Logical
Unit (ALU)
·
ALU
(Arithmetic and Logic Unit) adalah sebuah kumpulan gerbang logika yang
disatukan untuk dapat mengerjakan beberapa fungsi tertentu tergantung kontrol
yang diberikan. Artinya ALU dapat mengerjakan berbagai jenis fungsi sekaligus
dengan memilih jenis fungsi mana yang akan dilakukan pada ALU tersebut.
Contohnya adalah ALU 1 bit yang dapat mengerjakan fungsi logika(AND, OR, NOT)
dan fungsi Full Adder sekaligus. Komponen ini berperan membentuk aneka fungsi
pengolahan data di komputer. Kerena sifatnya yang mampu membaca instruksi bahasa
mesin yang diberikan padanya, ALU kamudian juga disebut-sebut sebagai bahasa
mesin (machine language).
Sesuai namanya, ALU pun terdiri dari dua komponen penting. Mereka adalah unit
aritmetika dan unit logika yang memiliki tugas dan kemampuannya sendiri.
·
Control Unit
Sesuai namanya, Control Unit sangat
berperan dalam hal melakukan pengontrolan pada operasi CPU, lebih luas mengontrol
keseluruhan instruksi dan eksekusi komputer sehingga timbullah sinkronisasi
kerja-kerja antarkomponen. Tugas Control Unit lainnya yakni menangkap aneka
instruksi yang datang dari memori utama serta melakukan penentuan dalam hal
jenis instruksi.
·
Register
Komponen Register ini merupakan
wadah penyimpan pada internal CPU yang bekerja pada saat
terjadinya proses pengolahan data. Memori Register ini memang bersifat
sementara dan hanya dipakai untuk menyimpan ragam data saat dilakukan
pengolahan ataupun pengolahan terusannya.
·
CPU Interconnections
Komponen CPU Interconnections ini
merupakan kesatuan sistem koneksi dan terminal yang bekerja dalam hal melakukan
penghubungan antara komponen internal CPU yang meliputi ALU, Unit Kontrol, dan
Register. Kompnen ini juga melakukan hubungan dengan bus eksternal pada sebuah CPU
sebagai penghubung menuju sistem lainnya; memori utama dan aneka piranti
internal dan eksternal sebuah komputer.
3. OPERASI PADA ALU
Saat data dan/atau instruksi
dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui
Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di
Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage).
Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan
mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register,
sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program
Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk
ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika
berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika,
maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasarkan instruksi
yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan
telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator
untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah
selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage
untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil
pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

ALU(Arithmetic and Logic Unit) adalah sebuah
kumpulan gerbang logika yang disatukan untuk dapat mengerjakan beberapa fungsi
tertentu tergantung kontrol yang diberikan. Artinya ALU dapat mengerjakan
berbagai jenis fungsi sekaligus dengan memilih jenis fungsi mana yang akan
dilakukan pada ALU tersebut. Contohnya adalah ALU 1 bit yang dapat mengerjakan
fungsi logika(AND, OR, NOT) dan fungsi Full Adder sekaligus. ALU ini
menggunakan Gerbang logika untuk operasinya yaitu AND, OR, dan NOT, serta
sebuah IC Full Adder(7483). Untuk melakukan kontrol digunakan multiplexer 4 to
1 dengan 2 selector.
Seperti terlihat pada rangkaian diatas, A, B, dan
Cin adalah input data utama yang berhubungan langsung dengan 4 operasi dasar
yang dapat dilakukan ALU tersebut. Kemudian output dari operasi- operasi dasar
itu dimasukkan ke input dari multiplexer 4 to 1. Seperti yang kita ketahui
multiplexer hanya akan mengeluarkan 1 output tergantung dari nilai selectornya.
Karena itulah F0, dan F1 digunakan sebagai selector pada multiplexer sehingga
selector ini dapat berfungsi sebagai kontrol operasi terhadap ALU
tersebut.
Selector (F0,F1) bernilai 00 untuk operasi Not
dengan input A sehingga B dan Cin tidak berpengaruh pada output.
Selector (F0,F1) bernilai 01 untuk operasi OR
dengan input A dan B sehingga Cin tidak berpengaruh pada output.
Selector (F0,F1) bernilai 10 untuk operasi AND
dengan input A dan B sehingga Cin tidak berpengaruh pada output.
Selector (F0,F1) bernilai 11 untuk operasi Full
Adder dengan input A, B dan Cin dengan output hasil Q dan output tambahan Cout.
Tabel Hasil Output
Khusus untuk full adder dibutuhkan output
tambahan yaitu Cout. Cout hanya digunakan saat fungsi Full adder yang dipilih
karena itu digunakan gerbang AND untuk membuat output Cout bernilai 0(tidak
berfungsi) saat mengerjakan fungsi yang bukan Full adder. Selector digabungkan
dengan gerbang AND sehingga hanya akan bernilai 1 saat mengerjakan fungsi full
adder(F0,F1 = 11)dan hasil output selector ini di masukkan gerbang AND lagi
bersama dengan output dari IC Full Adder(7483).
Untuk ALU yang lebih dari 1 bit misal ALU 4 bit dapat
dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengerjakan fungsi lain misal
subtractor. ALU semacam ini menggunakan prinsip detak(Clock) seperti pada
register.
4. Pengertian Data Analog dan Data
Digital, Kelebihan dan Kekurangannya Serta Perbedaannya
Sistem digital merupakan bentuk sampling dari sytem
analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa).
besarnya nilai suatu sistem digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit
(bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi sistem digital.
Contoh kasus ada sistem digital dengan lebar 1 byte (8 bit). maka nilai-nilai
yang dapat dikenali oleh sistem adalah bilangan bulat dari 0 – 255 ( 256 nilai
: 2 pangkat 8 ).
Pada sistem analog, terdapat amplifier di sepanjang
jalur transmisi. Setiap amplifier menghasilkan penguatan (gain), baik
menguatkan sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di sepanjang jalur
transmisi tersebut. Pada sistem digital, amplifier digantikan regenerative
repeater. Fungsi repeater selain menguatkan sinyal, juga “membersihkan” sinyal
tersebut dari noise. Pada sinyal “unipolar baseband”, sinyal input hanya
mempunyai dua nilai – 0 atau 1. Jadi repeater harus memutuskan, mana dari kedua
kemungkinan tersebut yang boleh ditampilkan pada interval waktu tertentu, untuk
menjadi nilai sesungguhnya di sisi terima.
Keuntungan kedua dari sistem
komunikasi digital adalah bahwa kita berhubungan dengan nilai-nilai, bukan
dengan bentuk gelombang. Nilai-nilai bisa dimanipulasi dengan rangkaian
rangkaian logika, atau jika perlu, dengan mikroprosesor. Operasi-operasi
matematika yang rumit bisa secara mudah ditampilkan untuk mendapatkan
fungsi-fungsi pemrosesan sinyal atau keamanan dalam transmisi sinyal.
Keuntungan ketiga berhubungan dengan range dinamis.
Keuntungan ketiga berhubungan dengan range dinamis.
Kita dapat mengilustrasikan hubungan
ini dalam sebuah contoh. Perekaman disk piringan hitam analog mempunyai masalah
terhadap range dinamik yang terbatas. Suara-suara yang sangat keras memerlukan
variasi bentuk alur yang ekstrim, dan sulit bagi jarum perekam untuk mengikuti
variasi-variasi tersebut. Sementara perekaman secara digital tidak mengalami
masalah, karena semua nilai amplitudo-nya, baik yang sangat tinggi maupun yang
sangat rendah, ditransmisikan menggunakan urutan sinyal terbatas yang sama.
Namun di dunia ini tidak ada yang
ideal, demikian pula halnya dengan sistem komunikasi digital. Kerugian sistem
digital dibandingkan dengan sistem analog adalah, bahwa sistem digital
memerlukan bandwidth yang besar. Sebagai contoh, sebuah kanal suara tunggal
dapat ditransmisikan menggunakan single -sideband AM dengan bandwidth yang
kurang dari 5 kHz. Dengan menggunakan sistem digital, untuk mentransmisikan
sinyal yang sama, diperlukan bandwidth hingga empat kali dari sistem analog.
Kerugian yang lain adalah selalu harus tersedia sinkronisasi. Ini penting bagi
sistem untuk mengetahui kapan setiap simbol yang terkirim mulai dan kapan
berakhir, dan perlu meyakinkan apakah setiap simbol sudah terkirim dengan
benar.
Secara gampangannya, digital itu
adalah 0 dan 1, atau logika biner, atau diskrit, sedang analog adalah
continous. Digital bisa dilihat sebagai analog yang dicuplik/di sampling, kalau
samplingnya semakin sering atau deltanya makin kecil, katakan mendekati nol,
maka sinyal digital bisa terlihat menjadi analog kembali. Menghitung sinyal
digital lebih gampang karena diskrit, sedang analog anda harus menggunakan
diferensial integral.
cara bodone (paling bodo) nek analog
bentuk gelombange sinus (ujungnya tumpul gitulah), digital itu bentuk
gelombangnya Kotak.
Kalau alat2 yg digital, itu yang
dibuat dan bekerja didasarkan pada prinsip digital, ini lebih gampang dari
analog, tapi sekarang ini analog menjadi trend lagi, karena digital dengan
clock yg makin kecil Gega Herzt atau lebih, perilakunya sudah menjadi seperti
rangkaian analog, jadi diperlukan ahli-ahli rangkaian analog. kalau untuk
telekomunikasi, mau tidak mau masih melibatkan analog, karena harus menggunakan
sinyal pembawa (carrier), komunikasi digitalpun hanya datanya yg didigitalkan
(data digital (0-1) dimodulasi dengan carrier sinyal analog) di akhirnya harus
diubah lagi jadi analog. Kalau contoh komponen yg bekerja dengan prinsip analog
: Transistor, Tabung TV, IC-IC TTL, IC Catu daya. Digital : IC logika,
microcontroller, FPGA. Rangkaian analog adalah kebutuhan dasar yang tak
tergantikan di banyak sistem yang kompleks, dan menuntut kinerja yang tinggi.
Coba kita lihat sedikit aplikasi dimana analog sulit atau bahkan mustahil untuk digantikan.
1.
Pemrosesan
Sinyal dari Alam secara alamiah, sinyal yang dihasilkan alam itu adalah
berbentuk analog.
misalnya sinyal suara dari mikrofon, seismograph dsb
walaupun kemudian bisa diproses dalam domain digital, sehingga banyak alat yang
mempunyai bagian ADC dan DAC. nah pembuatan ADC dan DAC dengan presisi dan
kecepatan tinggi, konsumsi daya rendah itu sangat sulit, ini memerlukan
orang-orang analog.
2. Komunikasi Digital
Untuk mengirim sinyal melalui kabel yang panjang biasanya juga harus diubah dulu menjadi sinyal analog, memerlukan juga perancangan ADC dan DAC.
3. Disk Drive Electronics
Data storage –> binari (Digital) dibaca oleh “magnetic head” –> ANALOG (small, few milli Volt, high noise) disini sinyal perlu di “amplified, filtered, and digitized”
4. Penerima nir-kabel (wireless)
Sinyal yang diambil/diterima oleh antenna penerima RF adalah ANALOG (few milli volt, high noise)
5. Penerima Optis
mengirim data kecepatan tinggi melalui jalur fiber optic yang panjang data harus diubah menjadi bentuk cahaya (light) = ANALOG perlu perancangan rangkaian kecepatan tinggi, dan pita lebar (broad band) oleh orang analog. (saat ini kecepatan receiver 10-40Gb/s)
6. Sensor
Video Camera –> citra/image diubah menjadi arus mengunakan larik fotodioda
sistem ultrasonik –> menggunakan sensor akustik untuk menghasilkan tegangan yang proporsional dengan amplitudo
accelerometer –> mengaktifkan kantong udara ketika kendaraan menabrak sesuatu, maka perubahan kecepatan diukur sebagai akselerasi
itu adalah kerjaan Analog
7. Mikroprosesor & Memory
walaupun sesungguhnya DIGITAL, tapi pada kecepatan tinggi (high speed digital design), perilakunya mirip analog –> dilihat sebagai sinyal analog –> perlu pengertian tentang sistem Analog
Untuk mengirim sinyal melalui kabel yang panjang biasanya juga harus diubah dulu menjadi sinyal analog, memerlukan juga perancangan ADC dan DAC.
3. Disk Drive Electronics
Data storage –> binari (Digital) dibaca oleh “magnetic head” –> ANALOG (small, few milli Volt, high noise) disini sinyal perlu di “amplified, filtered, and digitized”
4. Penerima nir-kabel (wireless)
Sinyal yang diambil/diterima oleh antenna penerima RF adalah ANALOG (few milli volt, high noise)
5. Penerima Optis
mengirim data kecepatan tinggi melalui jalur fiber optic yang panjang data harus diubah menjadi bentuk cahaya (light) = ANALOG perlu perancangan rangkaian kecepatan tinggi, dan pita lebar (broad band) oleh orang analog. (saat ini kecepatan receiver 10-40Gb/s)
6. Sensor
Video Camera –> citra/image diubah menjadi arus mengunakan larik fotodioda
sistem ultrasonik –> menggunakan sensor akustik untuk menghasilkan tegangan yang proporsional dengan amplitudo
accelerometer –> mengaktifkan kantong udara ketika kendaraan menabrak sesuatu, maka perubahan kecepatan diukur sebagai akselerasi
itu adalah kerjaan Analog
7. Mikroprosesor & Memory
walaupun sesungguhnya DIGITAL, tapi pada kecepatan tinggi (high speed digital design), perilakunya mirip analog –> dilihat sebagai sinyal analog –> perlu pengertian tentang sistem Analog
kenapa
analog lebih sulit dari digital?
1. digital hanya mempertimbangkan speed, power dissipation analog harus memepertimbangkan speed, power dissipation, gain, precission, supply voltage dsb
2. Analog lebih sensitif terhadap derau/noise, crosstalk dan interferensi (kecepatan & presisi).
3. jarang yang bisa diotomatisasi dalam perancangan seperti digital yang bisa di Lay out dan sintesis secara otomatis.
4. Modelling & Simulation untuk analog memerlukan pengalaman karena banyak efek dan perilaku yang “aneh”
5. Teknologi sekarang banyak digunakan dan dirancang untuk memproduksi produk digital, karena itu sulit kalau mau memproduksi yang analog.
1. digital hanya mempertimbangkan speed, power dissipation analog harus memepertimbangkan speed, power dissipation, gain, precission, supply voltage dsb
2. Analog lebih sensitif terhadap derau/noise, crosstalk dan interferensi (kecepatan & presisi).
3. jarang yang bisa diotomatisasi dalam perancangan seperti digital yang bisa di Lay out dan sintesis secara otomatis.
4. Modelling & Simulation untuk analog memerlukan pengalaman karena banyak efek dan perilaku yang “aneh”
5. Teknologi sekarang banyak digunakan dan dirancang untuk memproduksi produk digital, karena itu sulit kalau mau memproduksi yang analog.
Dalam
konteks komputer (mesin komputer) maka analog dan digital dalam penerapannya
yaitu:
- Analog Computer
Digunakan untuk data yang sifatnya kontinyu dan bukan data yang berbentuk angka, tetapi dalam bentuk fisik,seperti misalnya arus listrik,temperatur,kecepatan,tekanan,dll
- Digital Computer
Digunakan untuk data berbentuk angka atau huruf
Keunggulan :
– Memproses data lebih tepat dibandingkan dengan komputer analog
– Dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan oleh proses
– Dapat melakukan operasi logika
– Data yang telah dimasukkan dapat dikoreksi atau dihapus
– Output dari komputer digital dapat berupa angka, huruf,grafik maupun gambar
- Hybrid Computer
Kombinasi komputer analog dan digital.
- Analog Computer
Digunakan untuk data yang sifatnya kontinyu dan bukan data yang berbentuk angka, tetapi dalam bentuk fisik,seperti misalnya arus listrik,temperatur,kecepatan,tekanan,dll
- Digital Computer
Digunakan untuk data berbentuk angka atau huruf
Keunggulan :
– Memproses data lebih tepat dibandingkan dengan komputer analog
– Dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan oleh proses
– Dapat melakukan operasi logika
– Data yang telah dimasukkan dapat dikoreksi atau dihapus
– Output dari komputer digital dapat berupa angka, huruf,grafik maupun gambar
- Hybrid Computer
Kombinasi komputer analog dan digital.
ISTILAH digital yang selalu kamu
dengar sehari-hari itu berarti apa sih? Mulai dari jam digital, apa bedanya
dengan jam analog ? Apakah pesawat telpon kamu yang sudah memiliki tombol-tomol
angka berarti sudah digital? (bandingkan dengan pesawat telp yang menggunakan
”piringan dial” apakah itu diesbut Analog? Lantas bagaimana dengan album musik
kamu yang masih berupa pita kaset atau keping disk? Apakah termasuk kategori
analog atau digital juga ? Atau bagaimana juga dengan kamera film (selulosa)
dan juga kamera ”digital” kamu?
Analog berarti kuno dan digital berarti moderen, analog murah, digital mahal, atau analog berarti tidak seperti digital yang identik dengan angka-angka. Begitulah anggapan ”awam” tentang analog dan digital. Coba saja kamu lihat istilah jam analog dan jam digital, perbedaannya adalah yang menggunakan ”jarum” adalah analog, dan yang berupa ”display” angka-angka adalah digital.
Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”, sementara data digital adalah merubah data menjadi sederhana yaitu ”hanya” terdiri dari ”0” dan ”1”, yang akan lebih mudah untuk di sebarkan secara mudah tanpa terjadi ”gangguan”.
Pemahaman yang mudah tentang
analog dan digital adalah pada pita kaset lagu dan file MP3 kamu. Jika kamu
meng-copy (menyalin) atau merekam pita kaset, tentu hasilnya banyak ditentukan
oleh alat perekamnya, kebersihan ”head” rekam nya, dan sebagainya, semakin
banyak kamu merekam ke tempat lain, kualitas suaranya akan berubah. Tapi dengan
meng-copy file MP3, kamu akan mendapat salinannya sama persis dengan aslinya,
berapapun banyaknya kamu menggandakannya.Kini ada juga yang menyalin lagu-lagu
dari pita kaset menjadi file, atau disebut juga “men-digital-isasi”
Namun dalam bidang audio ini, sistem analog masih memiliki beberapa ”keunggulan” dibanding sistem digital, yang menyebabkan masih ada beberapa penggemar fanatik yang lebih menyukai rekaman analog.
Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya terletak pada media penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya ”menyimpan” data gambar dalam bentuk filem yang harus kamu proses dulu untuk bisa mendapatkan ”foto” nya, sementara kamrea digital menyimpan data gambarnya dalam bentuk data ”digital” yang bisa langsung kamu nikmati sesaat setelah ”dijepret”
Dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan digital,
bukan berdasarkan jenis pesawat
teleponnya, namun kepada ”sistem” di sentral teleponnya, walaupun untuk
mendukung sistem sentra yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu
juga dengan siaran televisi analog dan digital. Siaran Analog kadang terganggu
oleh cuaca, letak bangunan, dan penyebab lainnya, sementara siaran digital
memiliki kualitas suara dan gambar yang lebih bagus, karena ”data”-nya tidak
mengalami ”gangguan” saat dikirim ke TV penerima.
Analog berarti kuno dan digital berarti moderen, analog murah, digital mahal, atau analog berarti tidak seperti digital yang identik dengan angka-angka. Begitulah anggapan ”awam” tentang analog dan digital. Coba saja kamu lihat istilah jam analog dan jam digital, perbedaannya adalah yang menggunakan ”jarum” adalah analog, dan yang berupa ”display” angka-angka adalah digital.
Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”, sementara data digital adalah merubah data menjadi sederhana yaitu ”hanya” terdiri dari ”0” dan ”1”, yang akan lebih mudah untuk di sebarkan secara mudah tanpa terjadi ”gangguan”.
Pemahaman yang mudah tentang
analog dan digital adalah pada pita kaset lagu dan file MP3 kamu. Jika kamu
meng-copy (menyalin) atau merekam pita kaset, tentu hasilnya banyak ditentukan
oleh alat perekamnya, kebersihan ”head” rekam nya, dan sebagainya, semakin
banyak kamu merekam ke tempat lain, kualitas suaranya akan berubah. Tapi dengan
meng-copy file MP3, kamu akan mendapat salinannya sama persis dengan aslinya,
berapapun banyaknya kamu menggandakannya.Kini ada juga yang menyalin lagu-lagu
dari pita kaset menjadi file, atau disebut juga “men-digital-isasi”Namun dalam bidang audio ini, sistem analog masih memiliki beberapa ”keunggulan” dibanding sistem digital, yang menyebabkan masih ada beberapa penggemar fanatik yang lebih menyukai rekaman analog.
Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya terletak pada media penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya ”menyimpan” data gambar dalam bentuk filem yang harus kamu proses dulu untuk bisa mendapatkan ”foto” nya, sementara kamrea digital menyimpan data gambarnya dalam bentuk data ”digital” yang bisa langsung kamu nikmati sesaat setelah ”dijepret”
Dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan digital,
bukan berdasarkan jenis pesawat
teleponnya, namun kepada ”sistem” di sentral teleponnya, walaupun untuk
mendukung sistem sentra yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu
juga dengan siaran televisi analog dan digital. Siaran Analog kadang terganggu
oleh cuaca, letak bangunan, dan penyebab lainnya, sementara siaran digital
memiliki kualitas suara dan gambar yang lebih bagus, karena ”data”-nya tidak
mengalami ”gangguan” saat dikirim ke TV penerima.
Kesimpulan
: system digital merupakan perkembangan dari teknologi digital. Sistem analog,
terdapat amplifier di sepanjang jalur transmisi. sedangakan Sistem digital
merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan
dalam bentuk biner (atau Hexa). Analog dan digital sebenarnya lebih kepada
istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan
melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang
banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”, sementara data digital adalah
merubah data menjadi sederhana yaitu ”hanya” terdiri dari ”0” dan ”1”, yang
akan lebih mudah untuk di sebarkan secara mudah tanpa terjadi ”gangguan”
1.
CIRI-CIRI
KOMPUTER GENERASI I,II,III,IV
1.1
CIRI –CIRI KOMPUTER
GENERASI I
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu.Setiap
komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut "bahasa
mesin" (machine language).Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk
diprogram dan membatasi kecepatannya.Ciri lain komputer generasi pertama
adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada
masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan
data.
1.2 CIRI – CIRI KOMPUTER GENERASI II
Komputer generasi kedua sukses di bidang bisnis,
Universitas,dan pemerintahan.Komputer generasi kedua ini merupakan komputer
yang sepenuhnya menggunakan transistor,
juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan Komputer pada
saat ini: printer,penyimpanan dalam disket,memory,sistem operasi,dan
program.Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang
diterima secara luas di kalangan industri.Pada tahun 1965,hampir seluruh
bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses
informasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer.Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis.Dengan konsep ini,komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji.Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan.Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata,kalimat,dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia.Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer.Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer,analyst,dan ahli sistem komputer).Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Gambar computer generasi kedua

1.3
CIRI-CIRI KOMPUTER
GENERASI III
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube
vakum,namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar,yang dapat
berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer.Batu kuarsa (quartz rock)
menghilangkan masalah ini.Jack Kilby,seorang insinyur di Texas
Instrument,mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC: integrated circuit)
di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah
piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.Para ilmuwan kemudian
berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal
yang disebut semikonduktor.Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem
operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai
program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang berfungsi
untuk memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Gambar computer generasi ketiga

1.4
CIRI – CIRI KOMPUTER
GENERASI IV
Setelah IC,tujuan pengembangan menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan
komponen-komponen elektrik.Large Scale Integration (LSI) dapat memuat
ratusan komponen dalam sebuah chip.Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak
komponen dalam suatu keping yang berukuran setengah keping uang logam mendorong
turunnya harga dan ukuran komputer.Hal tersebut juga meningkatkan daya
kerja,efisiensi dan juga kehandalan komputer.Chip Intel 4004 yang dibuat pada
tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari
sebuah komputer (central processing unit,memori,dan kendali input/output) dalam
sebuah chip yangsangat kecil.Sebelumnya,IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas
tertentu yang spesifik.Sekarang,sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan
kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa
untuk menggunakan komputer biasa.Komputer tidak lagi menjadi dominasi
perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah.Pada pertengahan tahun
1970-an,perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat
umum.Komputer-komputer ini,yang disebut minikomputer, dijual dengan paket
piranti lunak yang mudah digunakan oleh
kalangan awam.Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah
program word processing dan spreadsheet.Pada awal 1980-an,video game seperti
Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih
dan dapat diprogram.Pada tahun 1981,IBM memperkenalkan penggunaan Personal
Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor,dan sekolah.Jumlah PC yang
digunakan melonjak dari 2 juta unit pada tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit pada
tahun 1982.Sepuluh tahun kemudian,65 juta PC digunakan.Komputer
melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih
kecil,dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi
komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop),atau bahkan
komputer yang dapat digenggam (palmtop).
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486,Pentium,Pentium II,Pentium III,Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6,Athlon,dsb.Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja,cara-cara baru untuk menggali potensi terus dikembangkan.Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil,komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori,piranti lunak,informasi,dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya.
Contoh gambar computer generasi keempat

2.
MACAM – MACAM FORMAT
DATA DALAM KOMPUTER
Pemrograman
yang sukses memerlukan pengertian yang benar tentang format data. Secara umum,
format data yang digunakan sebagian besar sistem komputer adalah ASCII
(American Standard Code for Information Interchange), BCD
(Binary Coded Decimal), signed dan unsigned integer serta
bilangan titik mengambang (floating point).
Data
ASCII mewakili karakter alfanumerik dalam memori sistem komputer. Format data
yang digunakan adalah 7-bit dengan bit ke-8 adalah MSB (Most
Significant Bit ) yang dipakai sebagai paritas. Data ASCII terdiri dari
beberapa jenis diantaranya alfabet A-Z (kapital dan biasa), numerik ( 0-9
), karakter khusus ( #, $, & dst), karakter control ( BS / backspace, HT /
Horizontal Tab), miscellaneous (DEL / delete, SP / space) serta extended
character.
Format data BCD disimpan dalam bentuk packed atau unpacked.
Data BCD packed disimpan dalam bentuk 2 digit per byte, sedangkan BCD unpacked
disimpan dalam 1 digit per byte. Rentang digit BCD antara 00002 sampai 10012,
atau desimal 0-9. BCD unpacked digunakan oleh keypad atau keyboard,
sedangkan BCD packed digunakan untuk beberapa instruksitremasuk untuk
penjumlahan dan pengurangan BCD dalam kumpulan instruksi mikroprosesor. Tabel berikut
memperlihatkan beberapa bilangan desimal yang dikonversikan ke dalam packed
atau unpacked BCD.
Data
berukuran byte disimpan dalam signed dan unsigned integer (
bilangan bulat bertanda dan tak bertanda). Perbedaan dalam bentuk ini adalah
bobot dari bit posisi paling kiri. Untuk unsigned integer nilainya 128
dan signed integer nilainya -128. Kisaran dari unsigned integer
adalah 00h - FFh (0-255) dan signed integer adalah -128 sampai +127.
Untuk data berukuran satu word (2 byte), LSB (Least
Significant Byte) selalu disimpan pada lokasi memori yang lebih rendah,
sedangkan MSB (Most Significant Byte) disimpan pada lokasi memori yang
lebih tinggi. Metode penyimpanan ini disebut dengan format little
endian dan dipergunakan dalam kerabat mikroprosesor Intel. Metode
alternatif lain adalah format big endian ( kebalikan dari
little endian ) yang digunakan oleh IBM 370, Motorola 680×0,
dan sebagain mikroprosesor berarsitektur RISC (Reduced Sets
Instruction Computer).
Format bilangan floating point berisikan dua bagian utama yaitu mantisa (fraction)
dan eksponen (exponent) serta bit untuk tanda (sign). Standar
floating point yang biasa digunakan adalah IEEE 754 presesi tunggal
(32-bit) dan presesi ganda (64-bit). Gambar berikut memperlihatkan format floating
point presesi tunggal dan presesi ganda serta sebuah contoh konversi dari
sebuah bilangan desimal.
3.
PERBEDAAN BATCH
PROCESSING METHOD DAN ONLINE PROCESSING METHOD
· Batch
processing : data yang diperoleh dari sumber data biasanya dikumpulkan atau
ditumpuk, lalu diproses pada waktu-waktu tertentu, misalnya data dikumpulkan
antara jam 8:00 sampai dengan jam 12:00, kemudian diproses mulai jam 14:00
sampai dengan jam 17:00.
· Online
processing : data yang diperoleh dari sumber data langsung diproses pada
saat diterima, yang mungkin terjadi adalah antrian data untuk menunggu giliran,
misalnya pemrosesan yang dilakukan pada saat melakukan transaksi online di
depan teller bank.
4.
SIKLUS INFORMASI DAN
PENJELASANNYA

Siklus
informasi adalah gambaran secara umum mengenai proses terhadap
data sehingga menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Informasi yang
menghasilkan informasi berikutnya. Demikian seterusnya proses pengolahan data
menjadi informasi.
Data
merupakan bentuk mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu
diolah lebih lanjut. Data ditangkap sebagai input, diproses melalui
suatu model membentuk informasi. Pemakai kemudian menerima informasi tersebut
sebagai landasan untuk membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan
operasional yang akan membuat sejumlah data baru. Data baru tersebut
selanjutnya menjadi input pada proses berikutnya, begitu seterusnya
sehingga membentuk suatu siklus informasi/Information Cycle (Tata
Sutabri, 2004: 17).
5.
KUALITAS INFORMASI
Kualitas
dari suatu informasi (quality of information) tergantung dari tiga
hal, yaitu informasi harus akurat (accurate),
tepat pada waktunya (timely basis), dan relevan (relevance).
1.
Akurat
Informasi
harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat
juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus
akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan
banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merubah atau merusak
informasi tersebut.
2.
Tepat Pada Waktunya
Informasi
yang datang pada penerima tidak boleh terlambat, informasi yang sudah usang
tidak akan mempunyai nilai lagi, karena informasi merupakan landasan didalam
pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat
berakibat fatal untuk organisasi. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan
harus cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan
teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.
3.
Relevan
Informasi
tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk
tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda, misalnya informasi mengenai
sebab-musabab kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang
relevan dan akan lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan.
Sebaliknya informasi mengenai harga pokok produksi untuk ahli teknik merupakan
informasi yang kurang relevan, tetapi relevan untuk akuntan.
6.
KOMPONEN SISTEM
INFORMASI
Sistem
informasi merupakan sebuah susunan yang terdiri dari beberapa komponen seperti
orang, aktivitas, data, perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan
yang terintegrasi yang berfungsi untuk mendukung dan meningkatkan operasi
sehari-hari sebuah bisnis, juga menyediakan kebutuhan informasi untuk pemecahan
masalah dan pengambilan keputusan oleh manajer.
1.
Orang (People)
Semua
pihak yang bertanggung jawab dalam hal penyokong atau sponsor sistem informasi
(system owner), pengguna sistem (system users), perancang
sistem (system designer) dan pengembang sistem informasi (sistem
development).
2.
Aktivitas
Sekumpulan
aturan atau tahapan-tahapan untuk membuat, memakai, memproses dan mengolah
sistem informasi ataupun hasil keluaran dari sistem informasi tersebut.
3.
Data
Secara
konseptual, data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktivitas, dan
transaksi yang tidak mempunyai makna dan tidak berpengaruh langsung secara
langsung kepada pemakainya atau disebut juga sebagai sekumpulan fakta mentah
dalam isolasi.
4.
Perangkat Keras (hardware)
Mencakup
piranti-piranti fisik seperti komputer, printer, monitor, harddisk, DLL.
5.
Perangkat Lunak (sotfware)
Sekumpulan
instruksi-instruksi atau perintah-perintah yang memungkinkan perangkat keras
bisa digunakan untuk memproses data, atau sering disebut sebagai program.
6.
Jaringan (network)
Sistem penghubung yang memungkinkan suatu sumber dipakai secara
bersama-sama, baik pada waktu dan tempat bersamaan ataupun berbeda
.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar